Pengalaman ke Alas Harum Bali: Wisata Hits di Ubud dengan View Sawah Terbaik
Kalau kamu sedang mencari destinasi wisata di Bali yang lengkap—mulai dari pemandangan alam, wahana seru, sampai spot foto kekinian—maka Alas Harum Bali adalah jawabannya.
Tempat ini bukan sekadar wisata biasa. Alas Harum menawarkan pengalaman liburan yang “all in one”: kamu bisa foto estetik, uji adrenalin, santai di infinity pool, bahkan belajar tentang kopi luwak dalam satu lokasi.
Jalan Menuju Alas Harum: Awal dari Perjalanan yang Berbeda
Perjalanan menuju Alas Harum Bali hanya memakan waktu sekitar 20 menit dari Ubud. Jalanan mulai menanjak, berliku, dan di beberapa titik dipenuhi deretan kafe serta toko kecil yang menjual kerajinan lokal.
Sesampainya di lokasi, suasana langsung berubah. Area parkir cukup luas, tertata rapi, dan pengunjung mulai berdatangan. Setelah membeli tiket masuk, perjalanan sebenarnya baru dimulai.
Dari pintu masuk, jalur menurun membawa saya ke dalam kawasan wisata. Tangga demi tangga mengarahkan langkah menuju lanskap yang perlahan terbuka—hamparan sawah hijau yang bertingkat, seolah dilukis dengan detail oleh alam.
Di titik ini, mudah untuk memahami mengapa kawasan Tegallalang begitu istimewa.






Menyatu dengan Alam, Lebih dari Sekadar Melihat
Berbeda dengan kebanyakan tempat wisata alam yang hanya menawarkan pemandangan, Alas Harum Bali menghadirkan interaksi.
Saya berjalan perlahan di jalur setapak yang membelah sawah. Angin berhembus lembut, membawa aroma tanah dan dedaunan. Di kejauhan, terlihat pengunjung lain berfoto, tertawa, dan menikmati momen mereka masing-masing.
Di sinilah daya tarik utama Alas Harum: bukan hanya untuk dilihat, tetapi untuk dirasakan.
Daya Tarik Alas Harum Bali
Selain ayunan ekstrem, Alas Harum dikenal sebagai salah satu tempat wisata Instagramable di Bali. Kenapa Alas Harum begitu viral dan selalu ramai pengunjung? Ini dia alasan utamanya:
1. Bali Swing (Ayunan Ekstrem)
Ini adalah ikon paling terkenal di Alas Harum. Kamu bisa merasakan sensasi berayun di atas lembah dengan latar sawah hijau. Tidak lengkap rasanya ke Alas Harum tanpa mencoba Bali Swing—ikon utama yang membuat tempat ini viral. Ya meski saya tikda naik karena phobia ketinggian huhuhu…
Dari kejauhan, ayunan terlihat melayang tinggi di atas lembah. Sekilas tampak menantang, bahkan sedikit menakutkan. Namun rasa penasaran sering kali lebih kuat.
Saya tidak berani, hanya melihat orang-orang yang berayun. Angin menerpa wajah, dan pemandangan terbuka luas di bawah sana—sawah terasering yang hijau, berpadu dengan langit biru. Sensasinya sulit dijelaskan. Ada rasa takut, tapi juga kebebasan.
Pilihan ayunan:
- Single swing
- Couple swing
- Extreme swing


2. Spot Foto Instagramable
Buat kamu yang suka foto, tempat ini seperti surga konten.
Beberapa spot favorit:
- Sarang burung raksasa
- Jembatan bambu
- Sky bike (sepeda di udara)
- Patung artistik
- Latar sawah terasering
Hampir semua sudutnya “camera ready”!








3. Cretya Day Club (Infinity Pool)
Setelah menjelajah area bawah, saya menuju bagian atas Alas Harum—tempat di mana suasana berubah menjadi lebih santai.
Di sinilah Cretya Day Club berada. Kolam renang bertingkat dengan konsep infinity pool menghadap langsung ke sawah terasering. Beberapa pengunjung terlihat berenang, sementara yang lain duduk santai menikmati makanan dan minuman.
Di sini ada:
- Kolam renang bertingkat (infinity pool)
- Pemandangan langsung ke sawah
- Tempat duduk santai
Cocok banget untuk healing sambil menikmati suasana Bali.
4. Wisata Kopi Luwak
Sebelum meninggalkan kawasan ini, saya menyempatkan diri mengunjungi area wisata kopi luwak. Di sini, pengunjung diajak mengenal proses pembuatan kopi khas Bali—mulai dari biji kopi hingga menjadi minuman yang siap dinikmati. Mencicipi kopi sambil menikmati pemandangan menjadi penutup yang sempurna. Ada sesuatu yang hangat, bukan hanya dari minumannya, tetapi juga dari pengalaman yang ditawarkan.
5. Trekking Sawah
Kalau ingin suasana lebih tenang, coba jalan santai di jalur trekking. Udara segar + pemandangan hijau = kombinasi sempurna untuk refreshing.
Tidak heran jika banyak pengunjung datang dengan outfit terbaik mereka. Setiap sudut seperti panggung kecil yang siap mengabadikan cerita. Bahkan, tersedia fotografer profesional yang siap membantu mendapatkan hasil terbaik—sebuah nilai tambah bagi wisatawan yang ingin mengabadikan momen tanpa repot.




Informasi Penting: Harga Tiket dan Tips Berkunjung
Bagi yang berencana berkunjung ke Alas Harum Bali, berikut estimasi biaya yang perlu kamu siapkan:
Tiket masuk:
- Sekitar Rp50.000/orang
Wahana tambahan:
- Swing: mulai Rp150.000
- Couple swing: ±Rp300.000
- Sky bike / flying fox: bervariasi
Beberapa tips yang bisa membantu:
- Datang pagi hari untuk menghindari keramaian
- Gunakan alas kaki yang nyaman karena banyak tangga
- Pilih wahana sesuai minat agar tidak boros
- Hindari akhir pekan jika ingin suasana lebih tenang
Biar tidak kaget, ini beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Cukup ramai saat weekend dan musim liburan
- Banyak tangga (lumayan menguras tenaga)
- Biaya bisa membengkak kalau coba semua wahana
- Beberapa spot terasa “komersial”
Jam Buka Alas Harum Bali
Alas Harum buka setiap hari:
Jam operasional:
07.00 – 19.00 WITA
Waktu terbaik berkunjung:
- Pagi (07.00–10.00) → sepi & segar
- Sore (16.30–18.30) → golden hour, cocok untuk foto
Pengalaman yang Tidak Sekadar Wisata
Alas Harum Bali bukan hanya destinasi wisata di Bali. Ia adalah ruang di mana alam, kreativitas, dan pengalaman bertemu.
Di satu sisi, kamu bisa merasakan adrenalin lewat ayunan ekstrem. Di sisi lain, kamu bisa menemukan ketenangan di antara hamparan sawah.
Perpaduan inilah yang membuat Alas Harum berbeda.
Saat meninggalkan tempat ini, saya menyadari bahwa perjalanan bukan hanya tentang tempat yang dikunjungi, tetapi tentang bagaimana kita merasakannya.
Dan di Alas Harum, setiap langkah seolah mengingatkan bahwa keindahan Bali tidak pernah habis untuk dijelajahi.
Lokasi Alas Harum Bali
Alas Harum Bali berada di kawasan Tegallalang Rice Terrace, yang terkenal dengan sawah teraseringnya yang indah.
Alamat lengkap:
Jalan Raya Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali
Jarak tempuh:
- Dari Ubud: ±20 menit
- Dari Denpasar: ±1 jam 15 menit
Akses menuju lokasi cukup mudah, bisa menggunakan motor, mobil pribadi, atau sewa mobil dengan sopirnya
