13 Keuntungan Menggunakan Gelang Xiaomi Mi Band Berdasarkan Pengalaman



Bulan November tahun kemarin alhamdulillah saya menang lomba foto di Instagram. Hadiahnya Xiaomi Mi Band2. Wah pas banget nih. Why? Salah satu yang membuat pertahanan saya rapuh saat nge-mall adalah jam tangan. Bukan cari modelnya. Tapi cari kelengkapannya. Ada jam, tanggal, alarm, stopwatch, anti air, dan lain-lain. Maklum punya hobi menyatu dengan alam yang biasa hujan-hujanan harus cari jam yang anti air.
Xiaomi Mi Band yang saya dapat terdiri dari jam, gelang, dan pengisi daya USB. Komplit. Kebetulan saya dapat warna hitam. Pas buat dipadupadankan ma baju apa saja. Fiturnya lebih banyak dari jam saya sebelumnya. Alhamdulillah banget.
Namun, gelang jam Mi Band sempat terlantar selama kurang lebih satu setengah bulan. Kok bisa? Iya, soalnya saya tidak bisa mengoperasikannya. Hahhaha… ketahuan gapteknya. Udah download aplikasi, lihat di youtube, dan baca artikel. Entah kenapa tuh aplikasi di play store nggak nyambung. Nyerah deh.
Beberapa teman menyarankan untuk ganti handphone, mungkin handphone saya kurang canggih, ada juga yang menyarankan menjual, ada pula yang meminta gelang itu.
Lha, pas silahturahim ke salah satu teman. Eeee… dia bisa nyambungin tuh gelang ke handphonenya. Iiih… tuh jam kan jam saya. Hahaha.. masak log in lewat handphone dia. Saya pun minta tolong buat nyambungin ke handphone saya. Wkwkwwk…
Coba register lagi, nyambungin, dan ngikutin proses yang ada di aplikasi yang bisa diunduh melalui play store. Alhamdulillah bisa. Setelah aplikasi terpasang dan masuk menggunakan akun Mi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menghubungkan Xiaomi Mi Band dengan Mi Fit.
Saya memasang aplikasi Mi Fit pada ponsel Lenovo. Setelah masuk, aplikasi Mi Fit meminta akses ke akun Mi, kemudian kita buat profil. Pertanyaan pertama untuk profil adalah jenis kelamin, bulan dan tahun lahir, tinggi badan dalam satuan kaki-inchi, berat badan, dan target langkah yang akan dilakukan. Sebagai awal, Mi Fit akan menyarankan 8.000 langkah untuk target activity tracker. Punya saya cuma saya isi 2.000 langkah per hari. Takut g sesuai target kalau 8.000 hehehe.
Next, Mi Fit meminta akses ke Bluetooth, yang digunakan untuk menghubungkan Xiaomi Mi Band. Pas nyambungin Bluetooth, pastikan gelang berada di dekat ponsel atau dalam jarak jangkauan maksimal 10 meter. Setelah ditemukan, Xiaomi Mi Band akan bergetar dan lampunya berkedip. Saat lampu berkedip, ketuk sensor yang terletak di bagian atas Xiaomi Mi Band untuk mengkonfirmasi hubungan.
Untuk sinkronisasi, cukup buka aplikasi Mi Fit dan secara otomatis akan tersinkronisasi. Kalau ingin nyambung terus ke handphone, kita bisa menghidupkan Bluetooth secara terus menerus juga. Jadi kalau ada SMS, telp, we chat, dan lain-lain, gelang akan memberikan kode berupa getaran.
Yeeaai akhirnya bisa juga pakai gelang jam Xiaomi Mi Band 2 yang kekinian.
Dari beberapa artikel yang saya baca, Xiaomi Mi Band pada dasarnya merupakan piranti activity tracker dan sleep monitor yang dipakai sehari-hari pada pergelangan tangan.
Then… apa saja fungsi Xiaomi Mi Band? Ini diaaaaa….
1.      Menunjukan waktu atau jam yang sesuai dengan settingan handphone
2.      Menampilkan hari dan tanggal
3.      Dapat memantau aktivitas olah raga dan pola tidur kita. Untuk memonitor waktu tidur. Berapa lama kita tidur nyenyak dan berapa lama kita tidur ringan dalam sehari.

4.      Tersedia fitur Bluetooth 4.0. untuk menampilkan notifikasi saat ada panggilan masuk ke ponsel dengan cara bergetar.

5.      Kita dapat mengatur target jumlah langkah atau gerakan yang akan kita lakukan per hari, dan saat target tersebut tercapai keseluruhan atau sebagian, lampu indikator akan menyala.
Ini rekor saya dalam dua bulan ini. Sehari bisa segini langkah.. Data ini saat saya travelling ke Blitar.  

Banyak langkah kaki saat nge-mall
6.      Terdapat banyak fitur pendukung untuk kebugaran tubuh, diantaranya adalah lompat tali, lari, sit up, jalan, berdiri, naik tangga, bersepeda, mengemudi, naik bus, bola basket, bulu tangkis, pingpong, duduk, makan, tidur, mandi, dan sikat gigi.


7.      Memiliki memori internal yang mampu menyimpan data selama 10 hari. Data akan dikirim ke ponsel saat terhubung untuk kemudian dikirim ke server Xiaomi. Jadi selama pemakaian tak perlu menghubungkan ke ponsel terus, cukup hubungkan saat melakukan sinkronisasi data saja.
8.      Baterai tahan lama. Baterai yang digunakan adalah Lithium-Polymer (Li-Po) 41 mAh yang dalam sekali isi daya sampai penuh bisa bertahan hingga 30 hari. Untuk menjaga keawetan, disarankan untuk mengisi daya melalui port USB laptop, tidak menggunakan adaptor listrik.

9.      Tahan air dan debu, dan telah mendapat sertifikasi IP67. Xiaomi Mi Band bisa digunakan di dalam air hingga kedalaman 1 meter. Xiaomi Mi Band dirancang untuk digunakan sehari-hari tanpa perlu melepasnya, bahkan bisa digunakan saat mandi.
10.  Gelang karet nyaman dipakai, lembut, anti bakteri, anti sinar ultraviolet, dan tidak menimbulkan alergi. Gelang Xiaomi Mi Band dikunci dengan sebuah kancing alumunium yang disematkan ke dalam salah satu dari 8 lubang.
11.  Penghitungan kalori, langkah, detak jantung, dan jarak yang dilakukan Xiaomi Mi Band cukup akurat.

12.  Tampilannya minimalis namun fashionable, dengan warna-warna gelangnya bisa menjadi pilihan yang menarik.

13. Dapat menampilkan akumulasi data


Ah.. semakin canggih saja. Sekarang kalau nge-mall sudah tidak terlalu tertarik untuk beli jam baru. Kecuali jam yang ada fitur kameranya.
Ntarlah nunggu lomba yang hadiahnya jam tangan yang ada kamera. Hahaha…  
Oiya, dari seluruh fungsi jam ini, satu kelemahannya adalah terkadang permukaan Mi Band meninggalkan bekas sidik jari, terutama jari yang berkeringat. Namun kelemahan ini tidak mengurangi fungsinya yang bejibun. Bekas jari atau gesekan ini bisa bersihkan dengan menggunakan tisue.
Kelengkapan gelang

No comments

Senang sekali jika teman-teman berbagi komentar di lapak saya :)

Powered by Blogger.