Melihat Lebih Dekat Wisata Kawah Putih Ciwidey Bandung

Melihat Lebih Dekat Wisata Kawah Putih Ciwidey


 Bandung, terlalu manis untuk disia-siakan. Tiga hari keliling kota ini rasanya masih sangat kurang. Banyak tempat wisata yang belum kami kunjungi. Namun harus sedikit lega karena Allah memberi kesempatan kami untuk menginjakan kaki di kawah eksotis nan geulis: Kawah Putih Ciwidey. Sebuah kawah yang sebagian besar berwarna putih dengan air berwarna kehijauan ditambah bukit yang mengelilingi serta ranting pohon mati sangat unik. Sungguh panorama yang indah.
Kawah Putih Ciwidey terletak di ketinggian 2400 meter diatas permukaan laut, membuat suhu udara rata-rata di kawasan sekitar Kawah Putih cenderung sejuk hingga dingin. Siapkan jaket tebal sebelum pergi ke kawah putih Ciwidey.
Dari sumber yang saya baca, Kawah Putih merupakan sebuah kawah yang terbentuk dari letusan Gunung Patuha pada abad ke 10 silam dengan air yang berwarna putih sehingga sangat indah untuk disaksikan. Dulu warga sekitar menganggap Gunung Patuha sangat angker karena banyak ditemukan burung mati didekat puncak gunung. Sampailah pada tahun 1837, ada seorang ahli botani dengan kebangsaan Jerman yang bernama Dr Franz Wilhelm. Dia datang ke kawasan ini untuk melakukan penelitian dan kemudian menemukan Kawah Putih.
Objek wisata Kawah Putih terbuka untuk umum dan buka setiap hari mulai pukul 7 pagi hingga 17 sore. Saat itu kami datang kepagian dengan kata lain masih ditutup. Kami berangkat sore dari PKM Indramayu berharap bisa melihat sunrise, eeee ternyaa masih tutup. Kalau kata Mas Nicholasinilah bedanya liburan dan travelling. Kalau liburan penuh perencanaan, nginap di motel/hotel, dan sudah tahu destinasi tujuan. Kami? Hanya berbekal seadanya, tujuan dipilih saat di jalan, tidur di mobil yang kami parkir di hotel Kuda Laut. Maklum alokasi terbatas. Hahaha.
Beruntung saat masih tutup ada penjual makanan dan minuman hangat di sekitar lokasi. Lumayan untuk mengusir rasa dingin dan menghilangkan rasa lapar yang mendera. Jadi tak perlu kuatir kelaparan ketika berkunjung di sini, karena disekitar lokasi objek wisata sudah tersedia warung makan. Harganya standar tempat wisata.  

Nunggu Kawah Putih buka, kami jala-jalan dulu keliling :)




Di Kawah Putih juga ada banyak spot menarik yang ditawarkan. Selain ada kawah yang berwarna hijau juga ada goa dan hutan bakau. Oiya, pengunjung lansia disediakan rute khusus dan spot foto yang tak kalah menarik.


Pemandangan dari shelter pandang untuk lansia

Harga Tiket Masuk Kawah Putih

Ketentuan
Harga
Hari Biasa (Weekdays – WNI)
Rp. 18,000
Hari Libur (Weekend – WNI)
Rp. 18,000
TARIF WNA (All days)
Rp. 50,000
Pre Wedding
Rp. 500,000
Parkir Atas Kawah Putih (Roda 4)
Rp. 150,000
Parkir Bawah (Pintu Masuk)
Motor (Roda 2)
Rp. 3,000
Mobil (Roda 4)
Rp. 6,000
Bis (Roda 6)
Rp. 25,000
Tarif Ontang-anting (PP)
Rp. 15,000




Salah satu hal yang menjadi catatan yang harus diingat adalah hindari terlalu dekat dengan kawah yang tergolong masih aktif ini karena kadar belerang yang begitu tinggi dan dapat menganggu pernafasan. Memang sih aroma belerang tidak separah di Gunung Ijen, namun ada baiknya lebih berhati-hati dengan membawa masker. Jika teman-teman mengalami pusing, sebaiknya menjauh dari kawasan Kawah Putih dan segera turun. Pengalaman kami, cukup satu jam saja berada di puncak gunung Patuha ini. Efek bau belerang cukup berbahaya jika terlalu lama dihirup.
Ada beragam fasilitas yang disediakan Kawah Putih, diantaranya adalah
1.         1. Area parkir yang luas
2.         Mushola
3.         Disediakan transportasi dari gerbang depan sampai dengan kawah
4.         Pusat informasi
5.         Restoran dan warung makanan
6.         Toilet nyaman
7.         Tersedia toko yang menjual oleh-oleh khas Kawah Putih
  
Parkir atas adalah membawa kendaraan kita sampai dengan lokasi kawah, bus tidak dapat parkir di atas. Sedang parkir bawah adalah memarkir kendaraan di gerbang masuk kemudian kita dapat naik ontang-anting untuk menuju kawah.
Trus ontang-anting itu apa? Ontang-anting berasal dari bahasa Sunda yang berarti ‘mondar mandir’ dan merupakan sebutan bagi kendaraan khas Kawah Putih Ciwidey. Kendaraan ini berupa mini bus yang telah dimodifikasi menjadi terbuka dan dilengkapi dengan pengaman. Kapasitas maksimal untuk 1 ontang-anting adalah 12 orang, tidak perlu kuatir tidak kebagian tempat karena ada banyak ontang anting beroperasi di kawasan ini.

Wisata Kawah Putih tak jauh dari Kebun Teh, Situ Patenggang, dan Pemandian air hangat Ciwidey. Jadi sekali dayung bisa langsung ke empat tempat wisata. Catatan Perjalanan lainnya menyusul ^_^. Buat teman-teman yang penasaran dengan romansa Kawah Putih Ciwidey, bisa langsung datang atau melihat foto-foto kami #eh.

Melihat Lebih Dekat Wisata Kawah Putih Ciwidey


Alhamdulillah kondisi aman



Berbagai sovenir di Kawah Putih

Berbagai sovenir di Kawah Putih 
Berbagai sovenir di Kawah Putih


Tangga menuju Kawah Putih







Kika: Zie, Ajin, Pak Ali, Pak Julio, Bu Nur, Bu diah



Goanya ditutup






17 comments:

  1. Sering banget denger dab lihat keindahan kawah putih ini. Belum pernah kesana sih. Pengin juga jadi destinasi wisata. Wah ada khusus lansia juga itu? Keren

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mb..ide cemerlang..jadi siapapun bisa menikmati keindahan kawah putih ;)

      Delete
  2. Sering lihat liputannya di TV, semoga suatu saat bisa ke sana, ada saudara yg tinggal di Bandung juga sih.

    Mbak, aku kok kurang setuju ya perbedaan liburan dn travelling. Menurutku meski terencana tetap disebut travelling deh, bahkan mereka para travel blogger itu punya itiniery yg lengkap lho

    ReplyDelete
  3. aamiin.. iya mb beda pendapat antara liburan dan travelling.. itu saya nyomot ucapan Mas Nicho di AADC..benar sekarang udah jamannya bikin itiniery..

    ReplyDelete
  4. Pengen aku, pengen ke kawah putih. Kayaknya kapan2 harus nodong ngajak suami ke sini nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. haruuuusss...hehehe... indah dan romantis mbak.. sayang saay ke sana belum punya pasangan #ups

      Delete
  5. dulu pas tinggal di bandung aku gak bisa ke sini karena akses tranpostnya. Tapi lebih pengen tinggal ke bandung lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. BAndung emang ngangenin Koh.. saya tiga hari di sana masih kurang heheh

      Delete
  6. Kawah putih bercampur nuansa kehijauah ini emang konsep yang menarik banget. Pengin deh suatu saat bisa datang ke Kawah Putih Ciwidey. Sayangnya saya jauh sih kak. Di Indonesia Timur. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin.. wah Indonesia Timur.. saya pingin banget bisa ke sana.. alamnya indaaaaah...

      Delete
  7. keren bandung banyak lokasi wisatanya....sejak SD sampai sekarang pingin sekali - kali kebandung

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya Bandung keren banget.. didukung pemerintah yang perhatian ma potensi daerahnya.. semoga keindahannya terus terjaga aamiin

      Delete
  8. Itu ga boleh nyebur ya ksitu 😜
    *efek g bsa liat yg biru2 😜

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belerang itu mbaaaaaak... Wkwkwkw.. kagak boleh dekat-dekat.. kalau di Ambon mah yang biru-biru aman buat nyebur..

      Delete
  9. wih kece tempatnya...
    harga makanannya kalau standar tempat wisata berarti dimahalin gitu ya?
    belum pernah ke bandung...

    sekarang mba Zie jd travel blogger yak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harga makanan dan sovenir hampir sama dengan tempat wisata di Malang...

      Nyakitin hobi jalan-jalan aja sebenarnya hehe

      Delete
  10. Wah..akhirnya ketemu juga wisata bandung selanjutnya..Langsung gas meluncur nih..Makasih kak infonya..

    ReplyDelete

Senang sekali jika teman-teman berbagi komentar di lapak saya :)

Powered by Blogger.