Pemandangan Simpang Lima Gumul Saat Tengah Malam

Pemandangan Simpang Lima Gumul Saat Tengah Malam

Kediri sekarang punya ikon ketje lo... Apa itu? Monumen Simpang Lima Gumul!
Monumen Simpang Lima Gumul ini mulai dibangun pada tahun 2003 kemudian diresmikan tahun 2008. Pembangunan Monumen ini digagas oleh Bapak Sutrisno, Bupati Kediri.
Lokasi tepatnya di Desa Tugurejo, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Atau berada di pusat pertemuan lima jalan yang menuju ke Gampengrejo, Pagu, Pare, Pesantren dan Plosoklaten, Kediri. Monumen ini menjadikan Kota Kediri sedikit berbeda.
Saat perjalanan ke Pare, kami sengaja mampir ke sini. Hampir tengah malam kami sampai. Saya kira, nih bangunan bakal sepi. Ternyata dugaan saya salah! Meski tengah malam, bangunan ini masih banyak pengunjung. Ehm, Kediri jadi punya tempat wisata baru euy.
Kalau diamati dengan seksama, banguan ini mirip dengan L’arch D’ Triomphe yang ada di Perancis.
Jika mendengar nama L’arch D’ Triomphe, apa yang terpikirkan di benak teman-teman? Perancis? Kejayaan? Benar. Semua itu merupakan nilai-nilai yang terefleksikan dari Monumen Kejayaan di Perancis.
Arc de triomphe atau dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai Gapura Kemenangan adalah monumen yang sangat terkenal  di kota Paris. Monumen ini terletak di bukit Chaillot dan berdiri di tengah area Place de I'Etoile, di ujung barat wilayah Champs-Elysees.
Dari sumber yangs saya baca, monumen yang berada di tengah konfigurasi persimpangan jalan raya berbentuk bintang lima ini, di bangun atas  perintah Napoleon Bonapartedengan tujuan untuk menghormati jasa tentara kebesarannya.
Jika Arc de Triomphe dibangun untuk menghormati para pejuang yang bertempur dan mati bagi Perancis dalam Revolusi Perancis dan Perang Napoleon, namun belum ada kejelasan mengapa dan untuk menghormati siapa Monumen Simpang Lima Gumul Kediri ini dibangun.
Dalam beberapa sumber menyebutkan, bahwa didirikannya monumen ini dikarenakan terinspirasi dari Jongko Jojoboyo, raja dari Kerajaan Kediri abad ke-12 yang ingin menyatukan lima wilayah di Kabupaten Kediri. Dugaan ini tak sepenuhnya salah, karena di sisi monument terpahat relief –relief tentang sejarah Kediri hingga kesenian dan kebudayaan yang ada sekarang.
Buat teman-teman yang lewat Kawasan Simpang Lima Gumul, tak ada salahnya berhenti sejenak untuk ambil gambar. Hitung-hitung kita ke Paris tanpa menggunakan paspor.





Pemandangan Simpang Lima Gumul Saat Tengah Malam



Pemandangan Simpang Lima Gumul Saat Tengah Malam




Previous
Next Post »

2 comments

Write comments
13 July 2016 at 19:23 delete

Salam kenal mbak zie. Saya juga sering lewat di simpang lima ini. Ketje emang tpi kadang ada beberapa spot yang disalah gunakan oleh pengunjung. Jadi keindahan itu sedikit tercemar.
This just my cuap cuap 😊

Reply
avatar
14 July 2016 at 19:09 delete

Salam kenal juga Mbak Diah.. disalah gunakan bgmn mb? Boleh dong sharingnya..:)

Reply
avatar

Senang sekali jika teman-teman berbagi komentar di lapak saya :)

EmoticonEmoticon

Bukuku

Bukuku