Pantai Jumiang: Pantai Bening yang Terabaikan

Pantai Jumiang: Pantai Bening yang Terabaikan

Wisata terakhir sebelum saya meninggalkan Madura adalah Pantai Jumiang. Kata teman-teman bacanya Cumyang. Seperti bahasa Korea ^_^
.
Akses di pantai ini lumayan mudah, hanya sekitar 30 menit dari perpustakaan Pamekasan dan 15 menit dari rumah Pak Rafif. Sapa Pak Rafif? Babe di FLP Jatim. Tepatnya di desa Tanjung Kecamatan Pademawu berjarak kurang lebih 12 Km arah tenggara dari Kota Pamekasan dengan kondisi jalan aspal yang cukup baik. Sepanjang jalan menuju pantai ini, mata saya disuguhi dengan pemandangan pepohonan, sawah, dan ladang garam yang banyak. Tidak heran jika Madura dapat julukan Pulau Garam. Karena di kelilingi oleh banyak sekali laut yang menghasilkan garam. Tiket untuk masuk wisata pantai Jumiang terbilang sangat murah. Hanya 2.000 rupiah saja.

Pantai Jumiang: Pantai Bening yang Terabaikan

Pantai Jumiang: Pantai Bening yang Terabaikan

Pantai Jumiang: Pantai Bening yang Terabaikan

Pantai Jumiang: Pantai Bening yang Terabaikan

Pantai Jumiang: Pantai Bening yang Terabaikan

Pantai Jumiang: Pantai Bening yang Terabaikan

Kata Pak Rafif Pantai Jumiyang adalah tempat yang biasa dipakai orang pacaran. Saat saya ke sana terlihat muda-mudi asyik bercengkrama. Ada yang tetap di atas motornya, ada yang duduk santai di tebing, serta disebuah bangunan mirip pendopo. Jadi ingat dengan model pengumuman di Taman Flora Surabaya. Beberapa menit sekali ada larangan melalui mikrofon untuk muda=mudi yang pacaran.
Oya, Pantai Jumiang merupakan pantai dengan deburan ombak yang menggelitik telinga dan dengan bukit yang bertebing-tebing. Keseluruhan Pantai Jumiyang bisa dilihat dari bagian atas,ada beberapa anjungan atau tempat beristirahat disana. Gagah banget! Apalagi kalau bisa naik tebing tertinggi. Mantap pokoknya!

Banyak potensi yang bisa dikembangkan di Pantai Jumiang ini. Pantainya dah keren, tapi bisa lebih lebih dan lebih keren lagi.
Misalnya dijadikan lokasi outbound yang dilengkapi dengan permainan menantang: climbing wall, area flying fox yang melintasi bukit bertebing, bermain air, perahu cano, alat  snorkelling, banana boat, dan permainan lain . Tempat ini juga asyik kalau dibuat memancing ikan diatas batu besar yang ada dibibir pantai dan meeting.Udaranya yang bersih ditambah dengan semilir angin.
Suasananya memang indah dan sejuk. Karena banyak pohon dan karang mengelilingi pantai. Tapi, perlu hati-hati bila akan menuju batu besar dibibir pantai. Kita harus turun melalui jalan setapak yang kurang terawat. Namun, kondisi tersebut adalah bagian dari keindahan yang perlu dinikmati. Rasakan sensasi melewati belukar dan karang yang terjal. 
Pantai Jumiang: Pantai Bening yang Terabaikan

Pantai Jumiang: Pantai Bening yang Terabaikan

Pantai Jumiang: Pantai Bening yang Terabaikan

Pantai Jumiang: Pantai Bening yang Terabaikan

Pantai Jumiang: Pantai Bening yang Terabaikan

Pantai Jumiang: Pantai Bening yang Terabaikan


Pantai Jumiang: Pantai Bening yang Terabaikan

Pantai Jumiang: Pantai Bening yang Terabaikan


Previous
Next Post »

4 comments

Write comments
5 April 2016 at 12:03 delete

terima kasih info sama foto diatas, hehehe .. ke bloger qw juga yaa, lam kenal

Reply
avatar
7 April 2016 at 21:19 delete

Sama2.. Terimakasih juga sdh main k blog sy..
Om mluncur k blog kak Hendra

Reply
avatar
31 January 2017 at 15:31 delete

Saya sering ke sini soalnya kampung halaman. Tapj belum pernah ke sisi yang situ

Reply
avatar
12 February 2017 at 16:52 delete

ada banyak sisi yang bagus buat foto-foto memang mbak.. saat itu tergesa..hanya main yang sebalh sini saja heheh

Reply
avatar

Senang sekali jika teman-teman berbagi komentar di lapak saya :)

EmoticonEmoticon

Bukuku

Bukuku