School Visit Menulis (SVM) dari Faber Castell


“Mbak Zie Jumat dah di Surabaya?” tanya Pak Rafif.
“Iya, insha Allah mulai Kamis sudah d Surabaya,”
“Bisa ngisi pelatihan menulis di SMP Yimi Gresik?”
“Insha Allah bisa,”

Setelah deal, saya mendapat juklak School Visit Menulis “Menulis Cerpen: Langkah Awal Profesi Menjanjikan” kerjasama Faber-Castell dengan Forum LingkarPena.

TUJUAN EVENT SCHOOL VISI
  1. Memperkenalkan dunia tulis menulis dan potensinya. Diharapkan dengan kegiatan ini bisa menemukan passion para pelajar.
  2. Membimbing bagaimana menulis cerpen yang menarik dibaca.
  3. Salah satu bentuk penerapan dari kompetensi dasar mata pelajaran Bahasa Indonesia yang sudah digariskan oleh departemen pendidikan nasional.

BENTUK KEGIATAN
Tema               :Menulis Cerpen : Langkah Awal Profesi Menjanjikan
Pembicara        : Rekan dari komunitas FLP.
Peserta             : 60 siswa SMP atau SMA tingkat 1 dan 2.
Pendaftaran     : Gratis

Setelah baca semua materi dan cerpen dari Mas Irfan Hidayatullah, saya browsing letak SMP Yimi Gresik melalui google map. Ini penting buat saya yang mengandalkan sopir angkot dan bus untuk perjalanan. Namun ada kejanggalan yang saya temukan di google map. Masa perjalanan Surabaya-Gresik butuh waktu 3-4 jam? 

hasil google map

Melihat keganjalan itu, saya menghubungi panitia. Tak disangka panitia menawari berangkat bareng. Wah alhamdulillah.

Hari Jumat jam 10.00 saya janjian dengan panitia di depan gerbang Telkom. Acara sebenarnya jam 13.00, tapi karena hari itu hari Jumat jadi panitia yang terdiri dari Mas Rizky, Mas Brian, dan Mas Pram memutuskan untuk Sholat Jumat di Gresik.

Sedikit cerita tentang Mas Pram yang memiliki nama panjang Pramudya Ananta. Awalnya saya pikir Mas Pram bercanda, pake nama itu karena nge-fans ma Pramudya Ananta Toer. Melihat saya tidak percaya, si Mas mengeluarkan identitas diri. Benar! ternyata namanya Pramudya Ananta, bisa jadi karena ortunya ngefans ma Pramudya Ananta Toer. Dan faktanya Mas Pram ini ngefans ma Pramudya Ananta Toer.
Identitas Mas Pram beda tipis ma Pramudya Ananta Toer

Oke kembali ke cerita pelatihan menulis, di perjalanan mendekat Gresik Mas Rizky bilang kalau peserta sekitar 200 orang. Peserta terdiri dari siswa kelas VII dan VIII. Wow, surprise.. saya pikir 60 seperti di juklak.Bismillah..

Tiba di SMP Yimi Gresik, kami masuk di aula yang terletak di lantai tiga. Di aula tersebut sudah siap siswa kelas VII dan VIII. 

Siswa SMP Yimi

Tak perlu basa-basi, setelah memutar slide profil saya mulai sharing dunia kepenulisan. Karena saya lebih suka dengan yang namanya praktik, jadi di sela-sela materi ada sesi praktik dan langsung saya bacakan.

Praktek membuat kharakter tokoh 

Selain praktik dari penjelasan trik membuat cerita, saya juga memberikan games merangkai kata. Bersama enam relawan dari SMP Yimi, kami mencoba membuat cerita sederhana.Hasilnya... bikin geeerrr...
game merangkai kata

eskpresi siswa saat game

Setelah itu, ada kompetisi antar siswa. Kami mencari tujuh tulisan terbaik (dari sekitar 200 siswa). Sponsor dari hadiah ini adalah Faber Castell dan sekolah. Tak hanya itu, ada juga lomba intern untuk siswa yang diadakan oleh Faber Castell. Intinya Faber Castell mendukung dan memfasilitasi budaya menulis untuk siswa SMP-SMA. Semacam kampanye menulis.

Bayangi, Merk alat tulis terkenal ini keliling kota mengadakan School Visit Menulis di sekolah-sekolah. GRATIS!
Pemenang kompetisi menulis

Acara terakhir adalah pembagian polpen Faber Castell ke peserta. Pembagian ini GRATIS dengan satu syarat. Apa syaratnya?

Syaratnya adalah menukar polpen merk lain ke polpen Faber Castell. Wah lumayan nih!


penukaran polpen faber castell

penukaran polpen faber castell

Sudah menjadi  rahasia umum kalau polpen Faber Castell memiliki kualitas di atas rata-rata. Yaiyalah perusahaan Faber Castell yang berpusat di Jerman ini merupakan salah satu produsen alat tulis tertua di dunia. Tinta Faber Castell anti air, berguna sekali untuk merapikan tulisan di buku. Mengingat, saya pernah stress berat karena tulisan di buku saya mblobor! Bukan karena bukunya basah, tapi karena lembab di tumpukan. Bagi seorang penulis dan pelajar, catatan adalah barang berharga.
Terimakasih Faber Castell karena telah membuat inovasi polpen anti air yang sangat berguna. 

penghargaan Faber Castel

penghargaan Faber Castel

penghargaan Faber Castel







Previous
Next Post »

2 comments

Write comments
Rafif Amir
AUTHOR
12 November 2015 at 21:01 delete

sempat-sempatnya moto KTP ama SIM. wkwkwk

Reply
avatar
13 November 2015 at 05:02 delete

Karena aku g percaya, Mas Pram nunjukin data diri.. Ya udah, sekalian aja kufoto wkwkwkw... Dia ngijinin..

Reply
avatar

Senang sekali jika teman-teman berbagi komentar di lapak saya :)

EmoticonEmoticon

Bukuku

Bukuku