PENGALAMAN SAAT BERMAIN DI LUAR RUMAH


Fiyna Alyatun Afifah

Tiga minggu yang lalu aku dan kedua adikku, Chali dan Nabiel dibelikan sepeda oleh ayah dan ummiku. Aku sangat senang sekali. Setelah sampai di rumah, aku langsung bermain sepeda di luar rumah bersama adik-adikku. Sambil bermain aku ditemani oleh ayah dan ummi karena adikku yang paling kecil, nabiel belum pandai bersepeda. Kami tidak hanya bermain sepeda tapi juga bermain jual-jualan. Aku berjualan bunga bersama Aurel, tetanggaku sementara adikku Chali dan Nabiel serta Arya, adiknya Aurel  menjadi pembelinya. Oh ya, aku berjualan bunga madu, sedangkan Aurel menjual bunga mawar. Aku berjualan menggunakan sepeda kalau Aurel berjualan di kursi taman.
Setelah cukup lama bermain jualan kami langsung mengganti permainan dengan bersepeda. Ketika sampai di Pos Satpam yang berada di pintu masuk perumahan, kami bertemu dengan pak satpam yang lagi menyirami tanaman. Tiba-tiba kami disiram sama pak Satpamnya he,,,,,,he......he........he jadinya bisa bermain air sekalian bermain sepeda. Seru  banget, jadinya basah-basahan deh !
Setelah cukup lama bersepeda sambil main air kami melanjutkan lagi dengan bermain masak-masakan. Bahan-bahannya adalah daun-daun kering yang berjatuhan dari pohon. Masakan pertama yang aku buat adalah adalah pizza. Setelah itu aku memasak kue, sedangkan Aurel memasak spageti. Hasil masakan kami itu kemudian dibeli oleh Chali, Nabiel dan Arya. Kata mereka masakan kami nggak enak rasanya kayak daun......he..he..he, ya iyalah rasanya kayak daun kan terbuat dari daun yang berjatuhan hi......hi......hi. 
Selanjutnya kami meneruskan kebersamaan kami dengan bermain rumah-rumahan. Aku rumahnya di taman bunga, dekat kantor satpam. Selain rumah-rumahan kami juga ada supermarketnya. Ceritanya aku ingin membeli baju elsa terus aku langsung pergi ke supermarket. Pokoknya seru banget. Sedang asyiknya bermain rumah-rumahan, tiba-tiba adikku Chali jatuh dari sepeda, tangannya terluka tetapi tidak parah, sehingga kami langsung mengganti permainan dengan permainan dokter-dokteran. Aku menjadi dokternya sementara Aurel menjadi susternya dan Chali menjadi pasiennya. Kami langsung bermain dokter-dokteran di kursi taman. “Pasien pertama silahkan masuk” kata suster Aurel. Chali pun langsung masuk, chali terluka di bagian tangan aku mengobati tanngannya menggunakan obat merah.
Tiba-tiba......tanpa kusadari ternyata hari sudah mau menjelang malam. Ternyata kami terlalu asyik bermain sampai lupa waktu. Akhirnya kami pun mengakhiri permainan pada hari itu dengan hati yang sangat gembira. Sungguh pengalaman bermain di luar rumah yang menyenangkan dan seru. Aku tidak akan pernah melupakannya!     


Nama : Fiyna Alyatun Afifah
       Kelas : V SDI As Salam  
Previous
Next Post »

Senang sekali jika teman-teman berbagi komentar di lapak saya :)

EmoticonEmoticon

Bukuku

Bukuku