Dieng Travel Mempermudah Perjalanan Anda


dieng travel

Sabtu, 3 Oktober 2015 saya dikejutkan oleh email dari Kemendikbud untuk acara tiga hari di Bali. Di hari yang sama, saya mencari tiket pesawat dan travel. Alhamdulillah melalui traveloka pesan tiket pesawat tidak ribet.

Setelah  transfer dan mendapat e-tiket saya lanjut mencari travel. Pesawat Hari Kamis pukul 05.30 dari Juanda. Ini berarti saya harus sampai bandara 90 menit sebelumnya. Jadi harus pesan travel yang berangkat malam hari.

Satu persatu travel saya hubungi. Mulai dari travel pertama sampai yang ketujuh semua sama. Pemberangkatan antara pukul 02.00-17.00. Kalau saya berangkat pukul 02.00, jelas saya terlambat. Tiket pesawat tidak bisa ditukar. Tapi kalau saya berangkat pukul 17.00, saya bermalam di mana?

Hari Sabtu saya mencoba menghubungi teman, tanya apakah ada yang tahu travel Malang-Juanda yang berangkat malam.

Sampai hari Minggu pagi, pilihan tetap sama. Berangkat pukul 17.00 dan bermalam di bandara. Hari Minggu saya mencoba menghubungi beberapa nomer travel yang saya telepon sebelumnya. Satu persatu saya telepon, tapi tidak ada yang mengangkat. Saya baru ingat kalau hari itu adalah hari Minggu. Dan Qodratullah yang mengangkat adalah Dieng Travel .

Saya ditanya data diri, alamat rumah, tujuan, dan jam pemberangkatan pesawat.

“Berangkat jam 05.30 kok pesan yang sore Bu? Rencananya menginap dimana?” tanya CS Dieng Travel.

“Saya cari yang berangkat malam idak ada Mbak, jadi saya pesan yang sore. Menginap di bandara insha Allah,” jawab saya.

“Ibu saya ikutkan rombongan yang ke Madura bagaimana? Berangkat jam 21.00,” saran Mbak CS.

“Harganya berapa Mbak?” tanya saya.

“Sama, 85.000”
“Baik Mbak terimakasih banyak, alhamdulillah saya tidak terlalu menunggu di Bandara,” 

Alhamdulillah berulangkali saya mengucap syukur.

***


Wonosari saya menghubungi pihak travel, untuk sekedar konfirmasi pemberangkatan.

Pukul 21.00 penjemputan dimulai. Sebelum ke Juanda, pak sopir menjemput pelanggan ke Batu terlebih dahulu. Alhamdulillah jadi ke luar Malang sekitar pukul 22.00. Ini berarti sampai Juanda tengah malam.

Sepanjang jalan saya tidur,  Pak sopir halus banget mengendarainya. Jalan berbatu tak terasa, saya nyenyak dibuai mimpi.  Tahu-tahu sudah sampai tol dekat Juanda. Jam di tangan menungjukan 23.45.

Sebelum turun, Pak sopir memberikan tiket travel. Saya amati tiket warna putih tersebut. Itu bukan tiket saya. Nama Kholidiah dengan tujuan Madura. Tapi kata Pak Sopir itu punya saya, “mungkin kesalahan ketik,” ujar beliau.

“Waduh, ini terkait SPPD ke pusat Pak, misal saya minta ganti bagaimana?” tawar saya.

“Bisa langsung menghubungi kantor Bu,” ujar beliau.

Suasana bandara malam itu sepi sekali. Ada 4 bapak-bapak di terminal 1. Setelah pembayaran kelar, saya segera mencari tempat duduk, menghubuni pihak travel. Saya jelaskan masalahnya dan minta pihak travel untuk mengirim tiket via email. Karena kelengkapan tersebut penting untuk SPPD alias penggantian biaya transportasi hehehe.

Alhamdulillah tak sampai 15 menit tiket yang baru sampai di email saya. Alhamdulillahnya lagi, ada fasilitas print dari hotel.  Alhamdulillah.

Saya sangat puas dengan pelayanan Dieng Travel, perjalanan Malang-Juanda rasanya nyaman. CS online 24 jam, komplain pun ditanggapi dengan ramah. Terimakasih...
Previous
Next Post »

Senang sekali jika teman-teman berbagi komentar di lapak saya :)

EmoticonEmoticon

Bukuku

Bukuku